Cerita UMKMHotnews

Ide Gila Wahono, Daur Ulang Ban Bekas Jadi Kursi donat Bernilai Belasan Juta

Magelang (Kaliprogo.com) Wahono (47), lelaki yang memiliki tiga anak ini sukses daur ulang ban bekas hingga beromset belasan juta rupiah.

Kisah Wahono berangkat dari keprihatinannya melihat ban bekas yang berserakan dipinggir jalan, dari sampah yang tak berguna tersebutlah ia terilhami untuk nenyulap barang bekas jadi bernilai ekonomis.

“Saya juga berniat membantu pemerintah untuk mewujudkan go green dengan memanfaatkan limbah, apalagi pangsa pasar juga bagus,” kata Wahono kepada wartajateng.id, Minggu

Wahono pun meneruskan niatnya dengan belajar ke tukang jok mobil dan dipraktekkan sendiri. Siapa sangka produk kursi coba-coba yang dibuatnya mendapat tanggapan bagus.

“Kita coba tawarkan kok tanggapannya bagus dan bisa diterima,” ujarnya.

Tak cukup sampai di situ, Wahono juga pernah meraih juara 2 lomba kreasi limbah tingkat kabupaten yang diselenggarakan oleh Dinas Lingkungan Hidup pada tahun 2019.

Dan untuk saat ini produknya diminati berbagai kota di Jawa Tengah.

Dari model awal 2 juta rupiah kini produk kursinya sudah menghasilkan dua varian dengan harga yang berbeda-beda. Satu dari pembungkusnya kain dan satu lagi dari berbahan semi oscar.

“Yang paling favorit semi oscar, karena modelnya lucu, warna bisa request, mudah dibersihkan, dan harga lebih murah,” imbuhnya.

Adapun untuk harga satu set (empat kursi, dan satu mejakaca) dibandrol dengan harga Rp 1,1 juta rupaih hingga Rp 1,2 juta rupiah. Sedangkan yang dari pembungkus kain dibandrol Rp 1,35 juta hingga Rp 1.45 juta ditambah ongkir.

Usaha kerajinan kursi yang mulai dirintis 2018 itu kini omsetnya sudah mencapai belasan juta setiap bulan.

Meskipun kesuksesan telah diraihnya Wahono tak lupa membagikan tips jika ingin mengikuti jejaknya, yaitu supaya bertahan harus selalu berinovasi dalam mengembangkan produk.

Kedua, selalu berinovasi untuk menghadapi persaingan pasar yang ketat. “Alhamdulillah, berkat menerapkan hal tersebut sampai sekarang usaha saya masih bertahan,” terangnya.

Apabila berminat dengan kerajinan kursi dari ban bekas bisa datang ke rumah yang berlokasi di Klatak, Banyudono Dukun, Kabupaten Magelang.

Back to top button