Cerita UMKMHotnewsInspirasi

Cerita “Bu Nida”, Guru yang Sukses usaha Bolu Ketan Hitam Di Magelang

Magelang (Kaliprogo.com) – Siapa sangka Nidaul Chasanah, di usia 47 thn dengan Pendidikan terakhir S.1 Keguruan latar belakang pendidikan guru tapi ingin menjadi pengusaha. memulai usaha sejak tanggal 6 Maret 2016 hingga sukses membuka cabang.

Berawal sering mendapat oleh-oleh dari wali-murid yg asli org jawa barat,semua bilang enak rasa dari Bolu Ketan Hitam, sehingga kami diajari untuk membuat kue Bolu dan diijinkan utk membuka usaha,untungnya saat itu Bu Nida sudah terbiasa membuat pesanan karamel sehingga tinggal melanjutkan

Dia berpendapat, orang jualan itu kalau apabila memiliki brand yang bagus, bisa awet, bisa untuk warisan, dan bisa melebarkan sayap kemana saja sehingga apabila menjual apapun juga bisa.

Dari sinilah tercetus Bolu Ketan Hitam dengan fitur khas tekstur dan lezatnya, jadi ini sepertinya tepat untuk brand yang akan dipakai nantinya.

Walaupun ia menjalankan usaha sekaligus sebagai guru, namun semangat yang kuat untuk membuka usaha dengan niat ingin mewariskan untuk keluarga terutama anak-anak patut di acungi jempol.

Gaji saya sebagai PNS kalau dalam rupiah Alhamdulillah sudah cukup ujarnya, dengan ditambah lagi usaha roti ini harapanya bisa mencukupi kebutuhan keluarga sehari-hari dan mengurangi Riba yang sudah terlanjur diambil.

Awal Modal usaha, pertama kali 5juta rupiah mengutamakan branding dan rasa sehingga strategi jualanya langsung pesan dus kemasan, ia kemudian menuturkan ingin menjual Bolu Ketan Hitam dalam keadaan sudah siap dengan brand dan perijinannya meski baru pirt, jadi pertama launching sudah dengan kemasan dr percetakan banyak pembeli yang langsung tertarik.

Bu Nida juga menuturkan pertama kali menjual karena orang-orang belum banyak mengenal produknya, jadi dititip-titipkan di toko oleh-oleh besar baik di sekitar Magelang maupun di area Salaman, Alhamdullilah respon pembeli sangat baik hingga sekarang.

Kini BKH Nafita memiliki 3 produk yg masing-masing sudah mendapatkan ijin pirt, diantaranya
BKH (Bolu Ketan Hitam)
BKS (Bolu Karamel Susu)
BKP (Bolu Ketan Pandan) , komplit sekarang ujarnya.

Bahan baku utamanya tentu saja tepung ketan hitam, tak jarang apabila pesananya laris, apabila tepung ketan hitam pas banyak pesanan harus membeli sampai kota sebelah.

Kini Usaha Nafita di rumah dipegang oleh suami, kemudian berekspansi membuka Cabang pertama untuk anak sulung di Jln Kaliurang Km 7,5 Condong catur Yogyakarta, rencana selanjutnya bulan depan buka toko lagi di Pasar Kalangan Jln Magelang Purworejo Km 14 untuk anak yang nomor 2 , dan saat ini membuka outlet baru lagi di Jl. Soekarno Hatta Deyangan, Mungkid Magelang

Produk Paling favorit BKH sendiri yang paling disukai pembeli adalah Bolu ketan Hitam menyusul selanjutnya urutan kedua BKP ( bolu Ketan Pandan) harga kedua produknya sendiri sama mulai 30rb, kalau di Yogya harga 33 rb

animo pembeli Kalau pas bulan baik utk hajatan bisa lebih dari 2000 dus, kalau bulan biasa rata-rata 500 s.d 1000 dus, sungguh jumlah yang fantastis.

Ia juga berpesan Karena punya kewajiban sebagai guru maka tugas sebagai guru tetap di nomor satukan, meskipun kadang lelah rutinitas harian namun tetap harus semangat agar usaha bisa berkembang. jadi mengerjakan pesanan bersama suami malam hari bahkan sering sampai larut malam. Pagi tetap berangkat kerja, lama-lama terbiasa dengan dua profesi tersebut.

Ditanya mengenai prospek bisnis ini kedepan BKH Nafita optimis sebagaimana adatnya orang Indonesia jika memiliki hajad orang Indonesia suka memberikan berkatan/hantaran, peluang ini bagus sekali untuk pemasaran BKH yg bisa digunakan sebagai pengganti berkatan nasi.

Dengan menjaga kualitas rasa, orang kalau apabila sudah icip BKH pasti akan mencari lagi, walaupun diluar banyak pesaing memang tapi karena bahan baku berbeda dengan lainnya, nafita optimis akan berhasil mencapai puncak, apalagi sekarang sedang menuju jaman peralihan hantaran nasi beralih ke hantaran roti. Semua acara menggunakan roti, bahkan oleh-oleh keluar daerah juga banyak yg membawa roti karena praktis. sehingga produk kami laris sampai ke luar Jawa tuturnya lebih jauh.

Cara pesanya sendiri bisa lewat sms, whatsap, instagram atau datang langsung ke rumah produksi BKH Nafita di dusun Kemasan 03/07 Kebonrejo Salaman Magelang dengan Nama Usaha BKH Nafita Nidaul Chasanah (Bu Nida)

Berkat Kerja kerasnya BKH Nafita skrng tidak titip-titip lagi di toko tapi Alhamdulillah sudah bisa jual. sendiri dan melayani pesanan secara langsung baik secara online atau melalui gerai gerai BKH Nafita – Doc : Ardi

Related Articles

Back to top button