Cerita UMKMHotnewsKuliner

Diniatkan bangun Masjid Wong Magelang ini sukses buka Roti Kadet di Jakarta

Jakarta – (kaliprogo.com) Usaha Roti adalah sebuah usaha yang menarik dan sedang tren akhir-akhir ini salah satunya adalah roti kadet, roti berwarna hijau yang ditaburi beraneka macam toping ini ternyata memiliki pasar tersendiri.

Hal ini menjadi peluang usaha bagi kamal & Firda pasangan suami istri dari Magelang yang sukses membuka usaha Roti Kadet bakar & Kukus dengan brand “Dua bersaudara” di Ibukota, bermodalkan gerobak usaha yang awalnya coba – coba ini diterima pasar dengan baik.

Namun usaha ini ternyata tidak langsung instant begitu saja bisa diterima pasar dengan baik, Berawal dari buka warung makan di foodcourt mall dengan kakak di jakarta, dan dampak covid foodcourt akhirnya tutup dan akhirnya Firda & Kamal memutuskan pulang kampung ke magelang.

Kemudian di Magelang mencoba membuka usaha roti bakar meneruskan roti bakar milik kakak yg sudah lama tutup dengan modal seadanya, namun kurang begitu berhasil

Lantas merekapun Kemudian kembali ke jakarta dan memulai roti bakar di jakarta, tak disangka di Jakarta diterima dengan baik oleh pasar, dari awalnya membuka 1 gerobak didepan gang rumah, kini “Dua bersaudara” memiliki 9 gerobak yang tersebar di beberapa tempat dijakarta.

Berbeda dengan di Magelang, usaha gerobak di pinggir jalan dijakarta justru masih laris karena dijakarta orang lebih banyak mengeluarkan uang untuk jajan daripada di Magelang papar Firda, selain itu faktor kepadatan penduduk juga berpengaruh.

Lantas iapun menceritakan modal pertama kali untuk memulai usaha dari hasil mengajar di sebuah sekolah dijakarta ditambah tabungan 1juta rupiah,sedangkan untuk gerobak sendiri, sudah ada dari usaha sebelumnya. Dari situ kemudian dibelanjakan untuk membeli toping isian roti kadet dan peralatan memanggang.

Pertama kali jualanpun ia mengatakan hasilnya masih berkisar 300 ribuan perhari, dari hasil tersebut kemudian ditabung dan dibelikan gerobag lagi membuka pasar baru didaerah lain, hingga akhirnya menjadi 9 cabang seperti sekarang.

Produknya sendiri Roti Bakar & kukus yang diambil dipabrik dan yang paling favorit roti bakar keju dengan harga 18rb. sedangkan Harga roti kukus mulai dari harga 6rb-12rb dan Harga roti bakar dari harga 16rb-25rb.

Iapun mengaku dari 9 cabangnya bisa mengantongi hasil puluhan hingga ratusan juta setiap bulanya, dari hasil tersebut ia berencana terus membuka cabang roti kadet dan bercita-cita untuk membangun masjid dan yayasan.

Namanya usaha tentu memiliki suka duka “Dua bersaudara”pun memiliki banyak kisah unik, dari sedih saat pabrik suplier tiba-tiba tutup tanpa memberi kabar hingga, sering cuaca tidak mendukung sehingga dagangan menumpuk, hingga pembeli yang memesan dengan berbagai topping.

Lebih lanjut ia menerangkan jika tidak sulit untuk membuka usaha ini karena dari dulu sudah banyak yang jualan roti bakar. Hanya roti kukus yg mungkin baru baru ini mulai digemari orang.

Kuncinya adalah mempertahankan rasa, dengan tidak pelit memberikan topping dan juga roti bakar kita tidak keras ketika sudah dingin.

Untuk terus menjangkau konsumen, dan terus digemari, kini Roti Kadet “Dua bersaudara” sudah ada di Grabfood & Gofood untuk wilayah jakarta. Doc – Fika

Related Articles

Back to top button